Judul: Lembaran Baja Tahan Karat 430 vs. 304: Mana yang Harus Anda Pilih untuk Proyek Anda?
December 11, 2025
Titik keputusan penting dalam spesifikasi material adalah pilihan antara lembaran baja tahan karat 430 dan 304. Pertanyaan, "Mana yang harus saya pilih?" sepenuhnya bergantung pada tuntutan spesifik aplikasi terkait ketahanan korosi, kekuatan, anggaran, dan lingkungan.
Perbedaan paling signifikan terletak pada komposisi dan mikrostrukturnya. Baja tahan karat 304 adalah kelas austenitik yang mengandung kromium (18-20%) dan nikel (8-10,5%). Penambahan nikel ini membuatnya non-magnetik, memberikan kemampuan bentuk dan ketangguhan yang luar biasa, dan secara drastis meningkatkan ketahanan korosi, terutama terhadap asam dan klorida. Sebaliknya, 430 adalah kelas feritik dengan kromium (16-18%) tetapi tanpa nikel. Ia bersifat magnetik, memiliki ketahanan korosi yang baik tetapi kurang universal, dan lebih rentan terhadap korosi di lingkungan kimia atau laut yang keras.
Ketahanan korosi adalah faktor penentu utama. Untuk aplikasi yang melibatkan paparan air asin, asam kuat, pemutih, atau pengolahan makanan dengan bahan asam (seperti jeruk atau cuka), baja tahan karat 304 adalah pilihan yang diperlukan dan lebih aman. 430 cocok untuk interior kering atau korosif ringan, seperti panel dekoratif, eksterior peralatan, atau trim otomotif yang tidak terpapar garam jalan.
Biaya adalah pertimbangan utama lainnya. Lembaran baja tahan karat 430 secara signifikan lebih murah daripada 304, terutama karena tidak adanya nikel. Untuk proyek di mana ketahanan korosi tinggi tidak kritis, memilih 430 dapat menghasilkan penghematan biaya yang substansial tanpa mengorbankan integritas struktural atau estetika tahan karat.
Singkatnya, pilih 304 untuk ketahanan korosi, kemampuan las, dan daya tahan yang unggul di lingkungan yang keras. Pilih 430 untuk solusi yang hemat biaya dan dapat dibentuk dalam kondisi ringan di mana sifat-sifat khususnya selaras sempurna dengan siklus hidup aplikasi.

